Minggu, 12 Mei 2013

Pesona Danau Aco

PHTO0005.JPG

Danau Aco terletak di Kampung Linggang Melapeh Kecamatan Linggang Bigung , 10 Km dari Kampung Melapeh Baru,  25 Km dari pusat kota Sendawar, dapat dijangkau dengan sepeda motor dan mobil. Berjarak 5 Km dari Kampung Linggang Melapeh Kecamatan Linggang Bigung. Danau Aco luasnya 4 Ha.

Di Danau Aco juga terdapat berbagai jenis ikan air tawar seperti Haruan, Sepat Siam, Kakap, Nila, Lele, dan Keong Emas. Yang khas di sekeliling Danau Aco banyak terdapat jaung (honje atau kecombrang) yang buahnya untuk dimakan sebagai bahan rujak dan bunganya untuk sayur asam atau sambal.

Aco

Konon Danau Aco ada legendanya. Ribuan tahun yang lalu dipuncak Gunung Aco terdapat sebuah kampung yang terdiri dari beberapa Lamin Beluq dan Oso diadakan upacara adat Timeq (Beliatn Ngugu Taotn). Beluq adalah seorang Bapak yang berhobi berburu disamping pekerjaan sehari-hari berladang. Oso, seorang ibu pawang beliatn. Saking gembiranya Beluq berburu mendapat seekor Lutung (Buus dalam bahasa Tonyooi). Dia mengambil ekor Buss yang panjang untuk pemukul tambur dan Oso menari beliatn dengan semangat sebagai ungkapan terima kasihnya kepada Beluq yang memberi pemukul tambur yang unik. Semua yang hadir tertawa terpinggal-pinggal melihat peristiwa tersebut, sehingga terjadilah angin ribut, hujan lebat dan petir guntur bertabu-tabu. Terjadilah kehancuran (Killit dalam Bahasa Tonyooi), Oso hancur menjadi danau dan Beluq melarikan diri ke daerah lain, yang kemudian dia juga berubah menjadi sebuah batu di sebuah danau di daerah lain yaitu Danau Beluq.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar